Rabu, 24 Agustus 2016

rindu

Aku kembali merindunya. Dia kembali hadir dalam mimpi malam itu. Hingga membuka kembali luka lama. Aku berusaha untuk tidak memikirkannya. Namun kejdian malam itu sungguh menyakitkan buatku. Hingga membuatku tersadar jika semua itu hanya sebuah dusta omonganmu.
KAu pernah bilang untuk tak menyakitiku tapi nyatanya kau kembali membuatku menangis dengan dustamu itru. aku membencimu dan sangat membencimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar