Mencoba tak perduli tapi seakan hati masih perduli dan mengkhawatirkannya. Namun akankah rasa ini akan dibuat kecewa olehnya?. Hati ini terlalu sering dibuat menagis olehnya. Apa aku terlalu banyak berburuk sangka terhadapnya. Namun memang seakan hati ini tidak seperti dulu kala ketika benih itu tumbuh. Ketika aku mulai mencintainya, namun dia mulai mengecewakan hati ini. Ketika aku menyadari aku bukanlah wanita yang pantas untuknya. Karena aku tersadar jika aku jauhdari wanita- wanita yang dekat dengannya saat ini, wanita yang satu kampus dengannya, wanita yang sedang menempuh pendidikan kesehatan atau bahkan wanita yang sedang bekerja di dunia kesehatan. Itu terkadang membuatku enggan untuk bertahan meski terkadang hati ini masih sedikit memperdulikannya terutama kesehatannya.Seakan semua kekaguman itu benar - benar hilang dalam diri ini. Dia banyak berubah, seperti dia bermertamorfosa menjadi sosok yang baru yang tak baru pertama ku mengenalnya. Aku juga tak ingin menangis hanya karena seorng lelaki, karena lebih baik aku menangis karena dosa - dosaku yang entah aku sendiri tak mampu menghitungnya.
Ya Allah jika aku jatuh cinta hati kembali, izinkah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-MU. Agar tidak terjatuh aku dalam rindu yang semu."
Ya,, aku memang tak inginjatuh pada kesemuan belaka. Kesemuan yang hanya bisa membuat hati semakin terluka. Ketika kita mencintai seseorang dan menahannya dan tidak mengungkapkannya dan tetap bertahan berharap dia juga merasakan, hingga muncul kekecewaan yang pahit. Mencoba bertahan sambil tetap terseyum. Menyembunyikan air mata dengan canda dan senyuman palsu. Itu sangat sulit dan perih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar