Selasa, 08 Desember 2015
WAKTU
"Apapun yang terjadi dalam hidup. Life must go on. Biarlah waktu menjadi obat terbaik untuk setiap luka."
Biarlah waktu menjadi obat terbaik untuk menyembuhkan setiap luka. Mungkin Allah telah menakdirkan aku dan dia untuk tidak dekat lagi. Tapi akankah aku menerima ajakan sahabatku
untuk mengajak aku bertaaruf dengan salah satu anak dari sahabatnya. Tapi, aku sendiri pun belum berjumpa dengannya. Apakah ini semua jalan Allah dan apakah ini semua rencana yang Allah siapkan untuk kebaikanku. Sedang ketika aku ingin menjalin komunikasi kembali dengannya, ternyata dia responnya sama sekali tidak seperti yang saya harapkan.
Semua pasti memang sudah dituliskan, mungkin perkenalanku dengan dia memang cukup sampai disini dan tak akan mungkin berlanjut. Tapi hati masih bimbang apakah aku menerima tawaran dari tanteku.Sahabatku memang pernah bercerita jika si Fulan adalah orang yang baik, Agamanya bagus. Tapi seakan hati ini belum yakin, bukan terhadap si Fulan tapi dengan diri ini yang masih mencoba memperbaiki diri.
Mungkin yang paling tepat melupakannya dan Memperbaiki diri agar menjadi lebih baik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar